Kolaborasi KPU, Bawaslu dan Polri Edukasi Literasi Digital Tangkal Hoaks Jelang Ppesta Demokrasi 2024

 

Kulonprogo -Polres Kulonprogo sebagai peserta kegiatan Dialog Internal Polri dengan tema " Pilpres 2024 Memperkuat Pemilu Damai dan Demokrasi Menuju Indonesia Maju" , Rabu 11 Oktober 2023 Pukul 09.30 WIB s/d 12.45 Wib bertempat Ruang SS Polres Kulonprogo yang dilaksanakan secara daring.

Sambutan kegiatan pembukaan yang bertempat dari Divhumas Mabes Polri oleh Brigjed Pol Gatot Rafli Handoko Selaku Karo Multimedia Divhumas Polri, Adapun Narasumber yang berpartisipasi antara lain KBP Muhammad Firman S.I.K, S.H., Prof Dr. Dra Lelly Andriane M.Si; Rachmat Bagja S.H., LL.M Ketua. Bawaslu RI, Hasyim Asari selaku Ketua. KPU RI

Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diatas antara lain Ketua KPU Kabupaten Kulonprogo Ibu Hidayatul Thoyibbah; Ketua Bawaslu Kabupaten Kulonprogo Marwanto; Toga Bapak Budi Wahyudi S.Pd; Toga dari kemenagKulonprogo, Doni TW; Toda dari Ketua Senkom Mitra Polri Gunawan W; , Tomas Ketua Pokdarwis Kharisma Fwp; PJU yang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kulonprogo beserta, Kasat dan Kasi Polres Kulonprogo

Dalam sambutan pembukaan Karo Multimedia Divhumas Polri Brigjend Gatot mengatakan tentang pentingnya menjaga Pemilu 2024 agar berjalan damai dan lancar, dalam waktu dekat kita akan menghadapi Pemilu Tahun 2024, maka dari itu perlu dilakukan langkah langkah antisipasi agar dapat berjalan dengan aman.
Rafli Handoko SIK menambahkan pelaksanakan pemilu tidak berdampak dengan stabilitas nasional dibidang ekonomi dan diharapkan pemilu ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mendukung giat dimaksud Polri menjamin harkamtibmas kondusif dalam negeri.
"Dalam segala tiap tahapan pemilu harus dilakukan pengamanan dengan baik, pelaksanaannya juga harus transparan. Dengan berjalannya Pemilu tahun 2024 maka diharapkan tidak terdapat adanya gangguan sekecil apapun karena pasti akan berpengaruh pada setiap bidang baik Perekonomian dan Kehidupan Masyarakat," kata Brigjed Pol Gatot

Brigjen Pol Gatot Repli juga mengatakan, harus ada komitmen dari seluruh stakeholder dan seluruh unsur terkait untuk bersama memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan kondusif tersebut.

"Selain itu, masih maraknya berita hoax, seluruh stakeholder harus bersatu dalam mengcounter, sehingga tidak memberikan dampak terhadap berjalannya tahapan Pemilu," ujarnya
Sementara itu dari narasumber Prof Dr. Dra Lelly Andriane M.Si mengatakan perlu adanya Konsolidasi Demokrasi dan penguatan komunikasi politik dalam menjaga keutuhan Nasional.

Rachmat Bagja S.H., LL.M sebagai Ketua. Bawaslu RI Kepada masyarakat khususnya masyarakat yang aktif dalam bermedsos untuk untuk ditingkatkan literasinya dan sharing. Kroscek dan gunakan media maintream untuk kroscek kebenaran informasi yg didapat dari medsos sebelum menyampaikan masyarakat luas

Menurut Hasyim Asari selaku Ketua. KPU RI Sebagai anak bangsa harus bersyukur karena sebelum kita lahir konsep bangsa kita sudah tersusun dg rapi. Kita beraneka ragam suku dan bangsa yang berbhineka untuk menjaga keberlangsungan Pemilu demi kehidupan untuk kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menyikapi kegiatan terebut Kasihumas Polres Kulonprogo Iptu Triatmi Noviartuti. S.Sos.M.M. mengatakan dengan mengikuti kegiatan yang menampilkan Kolaborasi KPU, Bawaslu dan Polri Edukasi Literasi Digital Tangkal Hoaks Jelang Ppesta Demokrasi 2024 tersebut dapat menjaring gagasan dalam memperkuat persatuan nasional dalam agenda pemilihan umum, Memberikan pemahaman arti sirkulasi kepemimpinan politik dalam perspektif stabilitas nasional dan Sebagai sarana menjelaskan peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas nasional jelang pemilihan umum

Kasihumas Polres Kulonprogo Sampai dengan saat ini situasi dan kondisi wilayah Kulonprogo aman terkendali. Dan situasi media Sosial juga masih landai.
“Situasi saat ini perlu kita pertahankan sesuai peran masing masing. Terkait dengan media sosial mari sama sama kita edukasi masyarakat dimulai dari keluarga kita, orang orang terdekat kita, tetangga untuk mensosialisasikan agar tidak mudah terpamcing isu hoaks yg belum tentu kebenarannya.,” ungkap kasi Humas

author

Comments are closed.